Senin, 21 September 2015

Menentukan PK-AC untuk Ruangan


Istilah umum yang ada bila kita membahas AC adalah PK. Mungkin pengertian PK sendiri masih belum diketahui bagi banyak orang. PK merupakan singkatan dari Paard Kracht. Ini adalah sumber daya yang dibutuhkan untuk menghasilkan BTU (British Thermal Unit). BTU inilah yang menentukan tingkat kesejukan udara yang dihasilkan. Memang, untuk menghasilkan BTU yang besar memerlukan PK yang besar pula. Itulah sebabnya tingkat dingin yang dihasilkan oleh AC sering ditentukan berdasarkan PK nya.
Bagaimana menentukan PK yang sesuai bagi ruangan kita? Untuk menjawabnya, kita dapat menggunakan rumus berikut:

Panjang ruangan (m) x Lebar ruangan (m) x Tinggi ruangan/3 (m) x 500
Lalu cocokkan dengan pembagian berikut:
Hasil PK
5000 ½
7000 ¾
9000 1
12000
Memilih PK AC
Contoh:
Ruangan kamar berukuran panjang 6 m, lebar 3 dan tinggi standar 3 m. Maka hasil perkaliannya menjadi 5 x 3 x 3/3 x 500 = 7500. Maka setelah dicocokkan dengan tabel diatas, angka tersebut berada diantara 7000 dan 9000, jadi dapat digunakan AC dengan ¾ PK atau 1 PK.

Sebagai saran, sebaiknya digunakan AC berukuran 1 PK agar kerja AC tidak terlalu berat, karena bila yang digunakan AC ¾ PK, berarti AC harus bekerja lebih berat agar dapat menyesuaikan dengan ukuran ruangan.
Agar AC memberikan hasil yang maksimal dalam menyediakan udara yang segar berikut beberapa tips yang dapat dilakukan:
  • Sesuaikan ukuran ruangan dengan kapasitas AC.
  • Jangan diletakkan tepat di depan pintu, karena udara akan lebih mudah keluar ke ruangan lain.
  • Jangan letakkan AC terlalu dekat dengan atap. AC mengambil udara dari atas, maka bila terlalu dekat dengan plafon, ruang yang sempit menyebabkan udara yang masuk tidak maksimal.
  • Cuci filter AC 1 bulan sekali.
  • Lakukan pencucian evaporator AC 3 bulan sekali.

Kelebihan AC Inverter ( Hemat dan Nyaman )

Apakah Kelebihan AC Inverter ?

Apa yang terlintas ketika Anda memikirkan produk customer appliances yang menggunakan teknologi inverter? Air conditioner mungkin adalah jawaban yang paling banyak dikemukakan. Namun, teknologi inverter juga telah banyak digunakan secara luas di produk-produk lain, termasuk mesin cuci dan refrigerator.
Selain penggunaannya dalam produk customer appliances, teknologi inverter juga digunakan pada bermacam-macam produk yang menggunakan motor, seperti lift, robot, power steering listrik dan sepeda listrik. Selain itu, teknologi ini juga digunakan dalam produk non-motor seperti perangkat memasak elektromagnetik dan lampu neon. Berikut akan dibahas sedikit mengenai penggunaan teknologi inverter pada air conditioner.
Perbandingan Antara AC Inverter Dengan AC Tanpa Inverter Air conditioner adalah salah satu peralatan rumah tangga yang paling banyak memakan listrik. Maka jika Anda memutuskan akan memasang air conditioner di rumah, sudah sewajarnya Anda akan memilih AC hemat listrik. Disinilah peran teknologi inverter dimanfaatkan. Untuk menjelaskannya, mari kita gunakan setting suhu sebagai contoh.

Jika di siang hari yang panas Anda memilih suhu 25° C pada AC tanpa inverter, air conditioner otomatis akan mati sendiri ketika suhu ruangan sudah dibawah 25° C, dan akan hidup lagi pada saat suhu naik diatas 25° C. Hal ini akan terus berulang dan akan menyebabkan banyak energi listrik (uang?) yang terbuang sia-sia. Selain itu gangguan oleh adanya suara air conditioner yang hidup dan mati berulang-ulang dapat dihindari. Pada AC inverter, dimungkinkan untuk menjaga ruangan pada suhu tertentu tanpa air conditioner harus hidup dan mati berulang-ulang.
Pada air conditioner, teknologi inverter terintegrasi di dalam unit outdoor. Compressor AC didalam unit outdoor mengubah tingkat kompresi refrigerant, maka dalam proses tersebut dimungkinkanlah pengaturan suhu. Pada kenyataanya, pengaturan ini diperoleh dari pengubahan kecepatan motor didalam compressor AC. Karena kecepatan motor dapat dikontrol dengan halus pada berbagai tingkat, inverter control memungkinkan air conditioner tidak hanya hemat listrik, namun juga mampu melakukan pengaturan suhu yang lebih baik. Fungsi kunci dari inverter ini terletak pada komponen yang disebut microcontroller.

Beberapa keuntungan yang Anda dapatkan pada AC inverter:


Waktu yang lebih cepat untuk mencapai suhu ruangan yang kita inginkan.
Tarikan pertama pada listrik 1/3 lebih rendah dibandingkan AC yang tidak menggunakan

teknologi inverter.
Lebih hemat energi dan uang karena teknologi ini menggunakan sumber daya yang 30%

lebih kecil dibandingkan AC biasa. Beberapa merk air conditioner bahkan mengklaim

dapat menghemat listrik hingga 60% dibanding AC tanpa inverter.
Dapat menghindari beban yang berlebihan pada saat AC dijalankan.
Fluktuasi temperatur hampir tidak terjadi

Penempatan AC Yang Baik dan Benar




Untuk memberikan efek nyaman dan tentunya Keindahan Rumah dan Kantor anda, maka AC (Air Conditioner ) perlu mendapatkan Penempatan khusus. Berkut kami berikan Tips memasang Indoor Untuk Ac Split Wall :

  • Pasang Indoor AC membelakani Pintu masuk, dengan tujuan agar Udara dingin yang dihasilkan tidak cepat terbuang ketika pintu dibuka.
  • Hindari pemasangan Indoor diatas Peralatan Elektronik lain seperti Perangkat Komputer, TV, Telepon dan lainnya dengan tujuan untuk menghindari kesulitan dalam Maintenance dan menghindari pula kerusakan Barang-barang elektronik anda ketika ac anda mengalami bocor Air.
  • Hindari Pemasangan AC diatas Tempat Tidur, dengan tujuan sama seperti No.2
  • Hindarkan Pemasangan Indoor dengan Mulut Indoor menghadap pada kita, agar kita hanya mendapatkan efek dinginnya saja.
  • Usahakan drainase tertata dengan baik, jika tempatnya ditengah-tengah ruangan maka siapkanlah jaringannya terlebih dahulu sehingga mempermudah dalam instalasi dan tidak merusak ruangan.

Tips Pemasangan Outdoor :

  • Pasang Outdoor yang mempunyai Sirkulasi Udara cukup.
  • Jika Posisi outdoor lebih tinggi dari Indoor maka usahakan menggunakan Trapping ( Pipa dilengkungkan lebih tinggi dari Outdoor) Agar Oli tidak terlalu banyak mengalir di pipa Refrigerant.
  • Jangan Memasang outdoor dekat dengan Jendela karena akan menimbulkan dengung pada Jendela sehingga bersuara.
  • Jangan memasang Outdoor yang sulit untuk dijangkau, karena akan menyulitkan kita untuk Perawatan.
  • Jika Ruang yang bebas tidak ada, usahakan Outdoor terpasang pada ruang yang mempunyai space sekitar 1 meter dengan posisi : belakang outdoor 30 cm dan space depan outdoor 70 cm

FAQ ( Pertanyaan Yg Paling Sering Ditanyakan )

PERTANYAAN

1. Mengapa AC tidak dingin ?
2. Mengapa air menetes dari AC (bocor)?
3. Mengapa AC tidak hidup?
4. Apa keuntungan dari service AC secara teratur?
5. Seberapa sering service AC diperlukan?
6. Dapatkah saya melakukan perawatan AC sendiri?
7. Mengapa AC berisik?
8. Mengapa AC mengeluarkan bau tidak sedap?
9. Mengapa AC memerlukan chemical cleaning/overhaul?
10.Mengapa evaporator/fancoil perlu dibongkar pada saaat chemical cleaning/overhaul, apakah tidak cukup dengan disemprot air saja?
11.Apa yang harus saya ketahui dalam memilih jasa service AC?
12.Apa yang harus dilakukan jika timbul masalah kebocoran refrigerant (freon)?
13.Apakah keunggulan filter pemurni udara dan seberapa sering kita harus menggantinya?
14.Perlukah saya melakukan perawatan kondensor (outdoor)? Jika ya, seberapa sering?
15.Mengapa terbentuk es batu pada pipa tembaga di kondensor (outdoor)?
16.Mengapa AC sering menyala dan mati sendiri?
JAWABAN

1. Mengapa AC tidak dingin?

Air conditioner pada dasarnya terdiri dari 2 bagian; evaporator (indoor) dan kondensor (outdoor). Evaporator berperan sebagai blower untuk menghembuskan udara dingin yang dihasilkan kondensor. Jika tidak ada udara dingin yang keluar dari evaporator maka kondensor mungkin tidak bekerja. Kemungkinan lain adalah:
Unit AC terlalu kecil
Refrigerant (R22) gas (Freon) mungkin sudah habis
Kondensor kotor yang mengakibatkan ketidakmampuan dalam menghasilkan udara

dingin
Pengaturan suhu yang terlalu tinggi
Evaporator kotor yang mengakibatkan lemahnya hembusan udara dingin
Penempatan AC yang salah


2. Mengapa air menetes dari AC (bocor)?

Pada unit AC biasanya terdapat air kondensat didalam evaporator dan dilepaskan melalui pipa drainase/saluran pembuangan. Saluran pembuangan yang tersumbat oleh kotoran akan menyebabkan kebocoran. Kemungkinan lain adalah refrigerant terlalu sedikit, atau bisa juga disebabkan oleh pemasangan pipa pembuangan yang tidak benar.


3. Mengapa AC tidak hidup?

Salah satu sebab yang umum adalah tidak adanya aliran listrik ke unit AC. Lakukan pemeriksaan pada panel listrik untuk memastikan bahwa aliran listrik ke AC tidak terpotong. Teknisi yang berpengalaman dibutuhkan untuk mengatasi masalah kelistrikan ini.


4. Apa keuntungan dari service AC secara teratur?

Service AC secara rutin akan memberikan manfaat:
Kapasitas pendinginan oleh AC menjadi lebih baik
Konsumsi listrik lebih hemat
Meminimalisir masalah kebocoran air
AC tidak mudah rusak sehingga tidak sering memerlukan perbaikan
Masa pakai AC menjadi lebih lama


5. Seberapa sering service AC diperlukan?

Secara umum disarankan untuk AC rumah tinggal diperiksa dan dirawat setiap 3 bulan sekali. Frekuensi ini dapat berbeda-beda tergantung pada cara pemakaian dan faktor-faktor lain. Anda dapat meminta saran/konsultasi pada teknisi yang berpengalaman.


6. Dapatkah saya melakukan perawatan AC sendiri?

Perawatan dasar yang disarankan adalah membersihkan filter udara dan panel AC setiap dua minggu sekali. Hal ini cukup membantu menjaga AC tetap berfungsi baik.


7. Mengapa AC berisik?

Suara berisik dapat disebabkan oleh:
a. Getaran yang diakibatkan oleh evaporator maupun kondensor yang sudah kotor
b. Komponen-komponen didalam unit AC mungkin kendor
c. Komponen-komponen didalam unit AC mungkin sudah rusak


8. Mengapa AC mengeluarkan bau tidak sedap?

Bau tidak sedap timbul dari bakteri yang terbentuk didalam evaporator yang sudah kotor. Jika bau tersebut sudah sangat menyengat, Anda membutuhkan chemical treatment untuk mengatasi masalah ini.


9. Mengapa AC memerlukan chemical cleaning/overhaul?

Chemical cleaning/overhaul merupakan cara yang menyeluruh dalam membersihkan unit AC. Ketika sebuah AC sudah tersumbat parah dan service ringan tidak dapat memperbaiki kondisinya, maka chemical cleaning diperlukan. Pada saat overhaul, unit AC dibongkar bagian demi bagian dan dibersihkan secara kimiawi.


10. Mengapa evaporator/fancoil perlu dibongkar pada saat chemical cleaning?

Dengan membongkar evaporator, komponen-komponennya dapat dibersihkan seluruhnya. Hal ini akan membuat AC lebih bersih dari kotoran dan residu kimia yang dapat mengakibatkan karat pada evaporator.


11. Apa yang harus saya ketahui dalam memilih jasa service AC?

Ketika memilih perusahaan penyedia jasa service AC, Anda harus memastikan bahwa perusahaan tersebut cukup mapan dan dapat diandalkan. Ketahui profil perusahaan tersebut dan garansi atas jasa yang diberikan.


12. Apakah yang harus dilakukan jika timbul masalah kebocoran refrigerant / freon ?

Jika AC Anda memiliki masalah kebocoran Freon, menambahkan Freon bukan merupakan sebuah solusi. Teknisi yang terlatih dan berpengalaman seharusnya melakukan test untuk mengetahui letak kebocoran dan memperbaikinya. Setelah perbaikan selesai, Freon dalam jumlah yang tepat perlu ditambahkan kedalam unit Ac untuk mengganti Freon yang bocor.


13. Apakah kelebihan filter pemurni udara dan seberapa sering kita harus meng- ......gantinya?

Saat ini kebanyakan AC keluaran baru sudah dilengkapi dengan Air Purifying Filter (filter pemurni udara). Pemurni udara ini berfungsi untuk menghilangkan bau tidak sedap, bakteri, jamur dan partikel-partikel berbahaya yang tersebar di ruangan. Filter pemurni udara ini sebaiknya diganti setiap 3 - 6 bulan. Indikator bahwa filter sudah perlu diganti biasanya dari warna filter yang pada saat masih baru berwarna putih dan pada saat sudah kotor berwarna coklat gelap atau hitam. Filter pemurni udara yang sudah kotor tetapi tidak diganti akan menyebabkan kemampuan pendinginan oleh AC berkurang.


14. Perlukah saya melakukan perawatan kondensor (outdoor)?

Anda memerlukan perawatan kondensor (outdoor) paling tidak sekali setahun untuk memastikan sirkulasi udara didalam sistem AC tidak terhambat karena hal ini dapat menyebabkan inefisiensi pendinginan, umur pakai compressor AC yang pendek dan pemborosan listrik. Untuk mengetahui apakah sudah perlu melakukan perawatan kondensor ini, lakukan konsultasi dengan teknisi yang sudah berpengalaman.


15. Mengapa terbentuk es batu pada pipa tembaga di kondensor (outdoor)?

Terbentuknya es batu pada pipa kondensor disebabkan kurangnya refrigerant (freon). Kemungkinan sebab lain adalah evaporator yang sudah kotor, filter kotor, atau blower tidak berfungsi.


16. Mengapa AC sering menyala dan mati sendiri?

Adanya kerusakan komponen elektronik (electronic circuit board) didalam unit indoor yang berfungsi mengatur jalannya evaporatordapat mengakibatkan AC sering menyala dan mati sendiri. Masalah dapat diatasi dengan melakukan perbaikan dan penggantian komponen.

Sejarah Awal ditemukan Air Conditioner ( AC )



Awal dari AC (air Conditioner ) sudah dimulai sejak jaman Romawi yaitu dengan membuat penampung air yang mengalir di dalam dinding rumah sehingga menurunkan suhu ruangan , tetapi saat itu hanya orang tertentu saja yang bisa karena biaya membangunnya sangatlah mahal karena membutuhkan air dan juga bangunan yang tidak biasa. Hanya para raja dan orang kaya saja yang dapat membangunnya.
Baru kemudian pada tahun 1820 ilmuwan Inggris bernama Michael Faraday menemukan cara baru mendinginkan udara dengan menggunakan Gas Amonia dan pada tahun 1842 seorang dokter menemukan cara mendinginkan ruangan dirumah sakit Apalachicola yang berada di Florida Ameika Serikat. 
Dr.Jhon Gorrie adalah yang menemukannya dan ini adalah cikal bakal dari tehnologi AC (air conditioner) tetapi sayangnya sebelum sempurna beliau sudah meninggal pada tahun 1855. 
Willis Haviland Carrier - seorang Insinyur dari New York Amerika menyempurnakan penemuan dari Dr.Jhon Gorrie tetapi AC ini digunakan bukan untuk kepentingan atau kenyamanan manusia melainkan untuk keperluan percetakan dan industri lainnya. Penggunaan AC untuk perumahan baru dikembangkan pada tahun 1927 dan pertama dipakai disbuah rumah di Mineapolis, Minnesota. Saat ini AC sudah digunakan disemua sektor, tidak hanya industri saja tetapi juga sudah di perkantoran dan perumahan dengan berbagai macam bentuk dari mulai yang besar hingga yang kecil.semuanya masih berfungsi sama yaitu untuk mendinginkan suhu ruangan agar orang merasa nyaman. 


Bagaimana cara kerja sistem AC sehingga mampu memberikan efek pendingin dalam ruangan Anda? AC alias Air Conditioner alias Pengkondision Udara merupakan seperangkat alat yang mampu mengkondisikan ruangan yang kita inginkan, terutama mengkondisikan ruangan menjadi lebih rendah suhunya dibanding suhu lingkungan sekitarnya. Seperangkat alat tersebut diantaranya kompresor, kondensor, orifice tube, evaporator, katup ekspansi, dan evaporator dengan penjelasan sebagai berikut :

Kompresor :
Kompresor adalah power unit dari sistem sebuah AC. Ketika AC dijalankan, kompresor mengubah fluida kerja/refrigent berupa gas dari yang bertekanan rendah menjadi gas yang bertekanan tinggi. Gas bertekanan tinggi kemudian diteruskan menuju kondensor.

Kondensor :
Kondensor adalah sebuah alat yang digunakan untuk mengubah/mendinginkan gas yang bertekanan tinggi berubah menjadi cairan yang bertekanan tinggi. Cairan lalu dialirkan ke orifice tube.

Orifice Tube :
di mana cairan bertekanan tinggi diturunkan tekanan dan suhunya menjadi cairan dingin bertekanan rendah. Dalam beberapa sistem, selain memasang sebuah orifice tube, dipasang juga katup ekspansi.

Katup ekspansi :
Katup ekspansi, merupakan komponen terpenting dari sistem. Ini dirancang untuk mengontrol aliran cairan pendingin melalui katup orifice yang merubah wujud cairan menjadi uap ketika zat pendingin meninggalkan katup pemuaian dan memasuki evaporator/pendingin

Evaporator/pendingin :
refrigent menyerap panas dalam ruangan melalui kumparan pendingin dan kipas evaporator meniupkan udara dingin ke dalam ruangan. Refrigent dalam evaporator mulai berubah kembali menjadi uap bertekanan rendah, tapi masih mengandung sedikit cairan. Campuran refrigent kemudian masuk ke akumulator / pengering. Ini juga dapat berlaku seperti mulut/orifice kedua bagi cairan yang berubah menjadi uap bertekanan rendah yang murni, sebelum melalui kompresor untuk memperoleh tekanan dan beredar dalam sistem lagi. Biasanya, evaporator dipasangi silikon yang berfungsi untuk menyerap kelembapan dari refrigent.

Jadi, cara kerja sistem AC dapat diuraikan sebagai berkut :

Kompresor yang ada pada sistem pendingin dipergunakan sebagai alat untuk memampatkan fluida kerja (refrigent), jadi refrigent yang masuk ke dalam kompresor dialirkan ke condenser yang kemudian dimampatkan di kondenser.
Di bagian kondenser ini refrigent yang dimampatkan akan berubah fase dari refrigent fase uap menjadi refrigent fase cair, maka refrigent mengeluarkan kalor yaitu kalor penguapan yang terkandung di dalam refrigent. Adapun besarnya kalor yang dilepaskan oleh kondenser adalah jumlahan dari energi kompresor yang diperlukan dan energi kalor yang diambil evaparator dari substansi yang akan didinginkan.

Pada kondensor tekanan refrigent yang berada dalam pipa-pipa kondenser relatif jauh lebih tinggi dibandingkan dengan tekanan refrigent yang berada pada pipi-pipa evaporator.

Setelah refrigent lewat kondenser dan melepaskan kalor penguapan dari fase uap ke fase cair maka refrigent dilewatkan melalui katup ekspansi, pada katup ekspansi ini refrigent tekanannya diturunkan sehingga refrigent berubah kondisi dari fase cair ke fase uap yang kemudian dialirkan ke evaporator, di dalam evaporator ini refrigent akan berubah keadaannya dari fase cair ke fase uap, perubahan fase ini disebabkan karena tekanan refrigent dibuat sedemikian
rupa sehingga refrigent setelah melewati katup ekspansi dan melalui evaporator tekanannya menjadi sangat turun.

Hal ini secara praktis dapat dilakukan dengan jalan diameter pipa yang ada dievaporator relatif lebih besar jika dibandingkan dengan diameter pipa yang ada pada kondenser.

Dengan adanya perubahan kondisi refrigent dari fase cair ke fase uap maka untuk merubahnya dari fase cair ke refrigent fase uap maka proses ini membutuhkan energi yaitu energi penguapan, dalam hal ini energi yang dipergunakan adalah energi yang berada di dalam substansi yang akan didinginkan.

Dengan diambilnya energi yang diambil dalam substansi yang akan didinginkan maka enthalpi [*] substansi yang akan didinginkan akan menjadi turun, dengan turunnya enthalpi maka temperatur dari substansi yang akan didinginkan akan menjadi turun. Proses ini akan berubah terus-menerus sampai terjadi pendinginan yang sesuai dengan keinginan.

Dengan adanya mesin pendingin listrik ini maka untuk mendinginkan atau menurunkan temperatur suatu substansi dapat dengan mudah dilakukan.

Perlu diketahui :
Kunci utama dari AC adalah refrigerant, yang umumnya adalah fluorocarbon [**], yang mengalir dalam sistem, menjadi cairan dan melepaskan panas saat dipompa (diberi tekanan), dan menjadi gas dan menyerap panas ketika tekanan dikurangi. Mekanisme berubahnya refrigerant menjadi cairan lalu gas dengan memberi atau mengurangi tekanan terbagi mejadi dua area: sebuah penyaring udara, kipas, dan cooling coil (kumparan pendingin) yang ada pada sisi ruangan dan sebuah kompresor (pompa), condenser coil (kumparan penukar panas), dan kipas pada jendela luar.
Udara panas dari ruangan melewati filter, menuju ke cooling coil yang berisi cairan refrigerant yang dingin, sehingga udara menjadi dingin, lalu melalui teralis/kisi-kisi kembali ke dalam ruangan. Pada kompresor, gas refrigerant dari cooling coil lalu dipanaskan dengan cara pengompresan. Pada condenser coil, refrigerant melepaskan panas dan menjadi cairan, yang tersirkulasi kembali ke cooling coil. Sebuah thermostat [***] mengontrol motor kompresor untuk mengatur suhu ruangan.

[*] Entalphi adalah istilah dalam termodinamika yang menyatakan jumlah energi internal dari suatu sistem termodinamika ditambah energi yang digunakan untuk melakukan kerja.
[**] Fluorocarbon adalah senyawa organik yang mengandung 1 atau lebih atom Fluorine. Lebih dari 100 fluorocarbon yang telah ditemukan. Kelompok Freon dari fluorocarbon terdiri dari Freon-11 (CCl3F) yang digunakan sebagai bahan aerosol, dan Freon-12 (CCl2F2), umumnya digunakan sebagai bahan refrigerant. Saat ini, freon dianggap sebagai salah satu penyebab lapisan Ozon Bumi menajdi lubang dan menyebabkan sinar UV masuk. Walaupun, hal tersebut belum terbukti sepenuhnya, produksi fluorocarbon mulai dikurangi.
[***] Thermostat pada AC beroperasi dengan menggunakan
lempeng bimetal yang peka terhadap perubahan suhu ruangan. Lempeng ini terbuat dari 2 metal yang memiliki koefisien pemuaian yang berbeda. Ketika temperatur naik, metal terluar memuai lebih dahulu, sehingga lempeng membengkok dan akhirnya menyentuh sirkuit listrik yang menyebabkan motor AC aktif/jalan.

Mengenali Gejala Kerusakan AC Paling Sering Terjadi


Sebagai User/Pemakai Air Conditioner ( AC), sebaiknya kita sedikit banyak mengetahui Gejala-gejala kerusakan pada komponen AC anda, bahasan kita kali ini adalah untuk AC Split Wall atau biasa kita sebut AC Split, dimana AC inilah uang paling banyak dipakai Oleh perumahan maupun kantor-kantor yang bergedung Kecil dan menengah. Walaupun bahasan kita ini barang kali sudah kami tampung sebagian di Halaman FAQ pada web ini :


1. AC tidak menyala sama sekali : Kemungkinan besar terjadi permasalahan Pada koneksi Power maka Periksalah Koneksi Power dan jika ada Sekring pada Stop kontak, apabila arus tetap berjalan sampai disitu maka Periksalah Sekring pada Indoor. Apabila semua sudah terhubung maka dapat dipastikan terjadi kerusakan pasa Modul atau PCB yang terletak pada Indoor.

2. AC menjadi Es : AC menjadi Es disebabkan oleh dua faktor : Jika terjadi Es Gumpalan ES pada Pipa besar maka segeralah Panggil teknisi (Kami) karena ac anda perlu diservice, evaporator anda sudah terlalu kotor. Untuk pertolongan pertama bersihkan Filternya terlebih dahulu. Jika terjadi Gumpalan ES pada pipa kecil, bererti AC anda kekurangan Gas freon, sebaiknya perksa dan perbaiki dahulu oleh Teknisi anda (kami) sebelum anda menggunakannya kembali. Sangat Disarankan untuk tidak dihidupkan terlebih dahulu karena akan mengakibatkan kerusakan pada Kompressor jika dalam kondisi seperti ini namun masih terap dijalankan.

3. AC sering mati hidup pada Outdoornya : Kemungkinan setting suhu anda terlalu tinggi maka hanya dengan beberapa waktu suhu ruangan sudah mencapai, sehingga Outdoor diperintahkan mati Oleh sistem. Atau terjadi kerusakan pada Sensornya yang biasa kita sebut Thermistor.

4. AC tidak dapat diremote : Ada dua kemungkinan kerusakan Remote Controller atau mungkin kerusakan pada Sensor.

5. AC hidup tetapi setelah sekitar 5-10 menit listrik Turun : Itu disebabkan kerja kompressor sudah tidak bagus sehingga Konsumsi listrik semakin lama semakin naik sehingga melebihi DAYA listrik dari PLN ( biasanya untuk AC Rumahan ).

6. AC netes Air : bisa juga terjadi seperti Item No.2 atau mungkin karena Bak drainase AC pada indoor sudah tersumbat.
Itulah Gejala-gejala kecil yang perlu anda ketahui sebagai USER Air Conditioning, maka sebaiknya anda CUCI/Service ac anda setidak-tidaknya 3 bulan sekali agar menjaga ac anda tetap Prima dan untuk memperpanjang Umur AC anda...

Mengenal Komponen AC Split



Pada tulisan kami kali ini, kami akan sedikit share tentang Komponen yang terpasang pada ac Split, dimana terbagi menjadi tiga bagian yaitu Bagian Unit Indoor, Bagian Unit Outdoor dan Pemipaan :

KOMPONEN INDOOR
Komponen Indoor terdiri dari :

1. Grille

Grille adalah bagian yang terpenting pada sebuah indoor, karena grille adalah sebuag Body dari inddor, yang berfungsi sebagai alat kedudukan dari serangkaian komponen yang ada pada indoor.

2. Evaporator
Adalah perangkat air Conditioner yang terbuat dari lingkaran tembaga yang dililit dengan serpihan aluminium yang berbentuk kisi kisi tipis dan rapat yang berfungsi debagai sarana merubah udara ruangan menjadi dingin karena sirkulasi yang dibantu oleh blower indoor.

3. Motor Fan Indoor
Adalah sebuah Motor AC/DC yang berfungsi menggerakkan blower indoor untuk mendapatkan kecepatan tertentu agar supaya udara diruangan dapat bersirkulasi melalui evaporator.

4. Blower Indoor
Adalah perangkat yang berbentuk bulat sehingga disebut blower yang berfungsi sebagai alat untuk menghempaskan udara ruangan yang dibantu oleh motor fan indoor.

5. PCB / Modul
Adalah alat mikro komputer yang berfungsi untuk memberikan perintah seluruh rangkaian air conditioner

6. Remote Controller
Adalah alat untuk mangaplikasikan keinginan kita terhadap ac, yang bersingkronisasi dengan Module AC


7. Thermistor
Adalah sebuah alat yang berfungsi sebagai sensor udara untuk menganalisa kedinginan ruangan dan menganalisa kedinginan supply outdoor.

8. Capasitor fan
Adalah sebuah alat untuk membantu start motor fan indoor , untuk ac model baru biasanya sudah dirangkai pada Modul/PCB

9. Filter Udara
Adalah alat yang berfungsi sebagai penyaring kotoran yang yang berada diruangan sebab sirkulasi dari indoor, sehinggan sangat menbantu kebersihan ruangan.

KOMPONEN OUTDOOR
Komponen komponen yang berada di outdoor adalag sebagai berikut :

1. Body
Adalah seng atau plastik yang berfungsi sebagai alat untuk tempat tersusunnya dari seluruh rangkaian outdoor

2. Kompressor
Merupakan alat yang paling Vital dalam sebuah rangkaian Air Conditioner dimana kompressor merupakan alat yang berfungsi sebagai sarana untuk mensirkulasi Gas freon dari indoor ke outdoor dan sebaliknya dimana sirkulasi tersebut terdapat proses gas freon dari Liquid mendadi Gas dan sebaliknya sehingga mendapatkan pengembunan yang cukup dan itulah disebut proses pendinginan.

3. Kondensor
adalah alat yang mempunyai struktur yang sangat mirip dengan Evaporator namun berfungsi untuk memanaskan gas refrigerant dengan suhu tertentu sebagai sarana proses pendinginan dibantu dengan kecepatan tertentu sebuah motor fan outdoor dan daun fan outdoor.

4. Capasitor Kompressor
Berfungsi sama dengan capasitor pada indoor, tetapi mempunyai toleransi lebih tinggi dibanding dengan capasitor fan indoor maupun fan outdoor disesuakian dengan berapa besar kapasitas kompressornya dan berlaku untuk kompressor yang menggunakan arus 1 phase/single phase.

5. Motor Fan Outdoor
Adalah sebuah motor listrik AC/DC yang berfungsi sebagai alat untuk mensirkulasi udara disekitar outdoor yang berfungsi mempertahankan suhu tertentu sehingga kinerja kompressor stabil.

6. Capasitor fan outdoor
Berfungsi sebagai alat starting Motor Fan Outdoor

7. Kapiler
alat yang berfungsi untuk memproses Gas menjadi Liquid sehingga terjadi pengembunan.

8. Filter Dryer
Sesuai namanya dia berfungsi sebagai fiterr/penyaring kotoran yang mungkin ada dalam system.

9. Kran valve
Sebagai alat untuk menahan Gas Refrigerant di dalam kompressor sebelum ac terpasang dan berfungsi juga sebagai sarana untuk vacumdown.

10. Overload
Adalah alat otomatis kompressor yang bekerja sebagai kontrol bilamana kompressor terlampau panas dan bilamana konsumsi listrik sudah naik dan tidak sesuai dengan kapasitas kompressor